Raih Penghasilan Tambahan lewat Bisnis CPA



Perlu disadari bahwa dunia maya tidak hanya sebatas media sosial semata,  tetapi juga bisa dijadikan sarana untuk mencari penghasilan tambahan. Jika seseorang pandai berkomunikasi, tentu ia punya skill terpendam dalam memasarkan atau memancing supaya produk tersebut booming dan memiliki banyak peminat.

Seorang netizen sekaligus pebisnis sempat mengatakan bahwa setiap manusia yang mampu menggunakan internet, berarti secara tidak langsung ia memiliki kesempatan untuk jadi sukses melalui dunia maya. Artinya, menjadi bagian dari dunia digital ini bisa mendekatkan seseorang dengan beberapa aktivitas bisnis di dunia maya. Salah satunya lewat bisnis CPA.

CPA adalah singkatan dari Cost Per Action, yang artinya Biaya per Aksi. Lewat CPA seseorang bisa mendapatkan penghasilan saat  visitor (pengunjung) melalukan berbagai kegiatan di dunia maya atau digital seperti masuk ke situs yang direkomendasikan, mendownload aplikasi tertentu, bergabung dengan sederet acara, hingga menginstal sejenis software yang disediakan oleh advertiser (penyedia atau pemilik produk).



Bisnis CPA merupakan sistem pemasaran produk yang dilakukan oleh seorang Publisher untuk membantu sang advertiser dalam mencapai target penjualannya. Biasanya antara publisher dengan advertiser sudah memiliki kesepakatan sendiri saat kerjasama dimulai. Setiap produk yang berhasil menjaring pengguna internet akan menjadi penghasilan bagi publisher karena mereka akan mendapat bayaran dari advertiser.

Belajar CPA cukup sulit, tetapi bukan berarti tidak bisa. Ada beberapa dasar komponen dalam bisnis ini yang harus diketahui untuk menggaet visitor, antara lain:

1.       CPA Network
CPA network bisa disebut juga dengan perusahaan atau pihak yang mempertemukan antara advertiser (pemilik produk) dengan publisher (pihak yang memasarkan produk). Nah, melalui CPA Network inilah advertiser biasanya bisa menemukan kita sebagai publisher dan nantinya bayaran yang akan diterima publisher tetap terpotong oleh pihak Network itu sendiri. Dengan kata lain, Network sudah memotong komisi publisher untuk diakui sebagai keuntungannya.

Misalnya advertiser menawarkan Rp 2 juta untuk merekrut anggota baru melalui network. Otomatis network akan menghubungi publisher dan mengatakan kalau komisi yang akan ia terima adalah Rp1,5 juta.  Nah, Rp500 ribu inilah komisi untuk Network.



2.       CPA Offer
CPA Offer adalah semua bentuk penawaran yang diusulkan oleh CPA Network kepada publisher. Kalau sudah bergabung dengan CPA Network dan mendapatkan offer, maka sebaiknya publisher menaati dan mengikuti ketentuan yang diminta. Jika melanggar, publisher bisa dikenai sanksi bahkan bisa berakhir dengan di-banned. Bila di-banned, otomatis publisher tidak akan mendapatkan bayaran.

3.       Trafik
Trafik berkaitan erat dengan bisnis CPA. Semakin tinggi trafik yang didapatkan publisher, maka semakin besar pula penghasilannya. Namun tidak semua trafik diizinkan karena tergantung permintaan yang diajukan oleh penyedia produk. Namun biasanya kalau sudah bergabung dengan CPA Network luar negeri, ada sejumlah penawaran yang mengharuskan pengguna memanfaatkan trafik dengan catatan tidak ada spamming di dalamnya. Di dunia maya dan figital, pola  spamming ini bisa sangat mengganggu pengguna lain. Bahkan banyak yang lari atau pergi hanya untuk menghindari spam ini.

Ada dua jenis trafik yang disediakan yakni gratis dan berbayar (paid traffic). Trafik berbayar inilah yang sering digunakan oleh publisher untuk mencapai target. Meskipun harus mengeluarkan banyak modal tapi tujuan trafik bisa cepat terpenuhi.

Nah, bagi yang ingin belajar serta mendalami bisnis CPA ada baiknya bisa bergabung dengan beberapa CPA Network terlebih dahulu seperti IndoCPA, Conversion8, AccessTrade, dan SociaBuzz. Setelah bergabung, jangan malu untuk melakukan chit chat dengan Affiliate Manager (karyawan CPA Network) untuk meminta informasi seputar advertiser atau produk.


Langkah selanjutnya setelah deal adalah mulai jalankan trafik untuk mencapai target dan langsung lakukan optimalisasi guna mengetahui seberapa efektifnya penawaran tersebut memengaruhi para pengunjung. 

No comments:

Powered by Blogger.